Arsip

Archive for the ‘TAMSIL’ Category

Untuk Sahabatku

Oktober 19, 2014 Tinggalkan komentar

Untuk Sahabatku,

Ketika mentari telah muncul dengan sinarnya yang tersenyum,

Kalian pun hadir menghiasi kehidupanku,

Ada sejuta rasa kau tebarkan dalam hatiku,

 

Untuk Sahabatku,

Kau punya hati dan akal,

Kau punya pikir dan pendapat,

Kau punya anggota tubuh yang bebas kau gerakkan,

 

Untuk Sahabatku,

Kemana akan kau bawa diriku,

Kemana akan kau tuntun diriku,

Kemana akan kau tempatkan aku,

 

Untuk Sahabatku,

Kau atau aku,

Siapa yang lebih dulu, pasti akan terjadi,

Apa yang akan kau tinggalkan untukku,

 

Untuk Sahabatku,

Bilakah kita bertemu lagi,

Disana apa kau akan ingat aku,

Apa kau akan ajak saya untuk tersenyum kembali

 

Untuk Sahabatku,

Ku ingin membawa senyuman itu disana,

Lebih indah melebihi cahaya bulan purnama,

 

Untuk Sahabatku,,

Jangan lelah mendengarkanku,

Jangan lihat siapa diriku,

Namun ijinkan aku memelukmu,

Hingga kita bisa tersenyum bersama disana.

 

Kategori:LAIN-LAIN, TAMSIL, TARGHIB

Menantimu sahabatku…saudaraku

September 3, 2014 3 komentar

Ketika manusia terlahir ke dunia ini, tangisan sosok mungil yang hadir meramaikan suasana.

Semua keluarga yang hadir ketika mendengar suara tangisnya tidak ada yang merasa sedih bahkan mereka semua senang.

Tapi tahukah bayi itu menangis membutuhkan bantuan karena kelak dia akan mengarungi kehidupan ini untuk diuji.

Tahun berganti tahun…bayi itu telah tumbuh dewasa…

Tapi ketahuilah sahabatku…dalam hati mereka akan senantiasa tersimpan air mata itu…

Sungguh saudaraku…ditengah kemaksiatan yang telah mereka lakukan…ada air mata yang tersimpan untuk membasuh hati yang telah kelam.

Sebagaimana sosok mungil ketika hadir ke dunia, tangan yang penuh kasih sayang meraih mereka, pandangan yang merindukan dan menyejukkan memeluknya….

Saudaraku…sebagaimana tangisan bayi ketika terlahir yang menyenangkan keluarga mereka, maka tangisan mereka yang telah terjatuh dalam lumpur kemaksiatan untuk bertaubat akan menyenangkan kalian semua.

Sahabatku…engkau yang telah bermandikan cahaya hidayah…engkau yang telah memegang petunjuk kehidupan…

Tengoklah dan datangilah mereka yang tenggelam dalam lautan kemaksiatan….

Sebagaimana keluarga yang mendapatkan kabar bahwa istri/ibu/saudari mereka akan melahirkan…maka keluarganya akan berusaha dengan segenap tenaga membantunya, menemaninya…perasaan mereka akan selalu berharapkan keselamatan ibu dan bayinya…keluarga mereka menunggu dengan perasaan tidak tenang, gelisah dan kecemasan…

Maka sahabatku dan saudaraku berapa banyak kabar yang telah kau dengar, berapa banyak kabar yang kau baca, dan berapa banyak kabar yang kau lihat…terhadap mereka yang telah jauh dari agama, mereka yang telah dilalaikan oleh dunia, mereka yang telah salah memahami kehidupan, mereka yang telah putus asa dengan masalah mereka, mereka yang telah mengambil keputusan untuk meninggalkan agama, mereka yang telah kalah oleh hawa nafsu mereka, mereka yang telah ditelan kekayaan, mereka yang telah kehilangan arah, mereka yang telah melukai diri mereka, mereka yang telah termakan angan-angan…..

Apabila kau datangi mereka, kau raih mereka sebagaimana keluarga yang menantikan tangisan seorang bayi….maka mereka akan merasakan kehangatan kasih sayang, akan mendapatkan secercah cahaya kehidupan…setetes embun penyejuk hati….noda-noda hitam yang telah memenjarakan air mata mereka akan gugur satu persatu..hingga saat itu air mata mereka yang telah tersimpan dalam hati mereka akan keluar dan membasahi hati mereka yang kering….kesejukan akan mengalir dalam darah mereka, menuju jantung kehidupan yang berdetak dengan penuh harapan kebaikan…

Muliakanlah mereka, datangilah mereka…bersabarlah dalam menjaga mereka, jangan pernah kau lepaskan mereka…jangan kau hina mereka….jangan kau memandang dengan pandangan mata yang tajam….

Bergeraklah sahabatku, bawalah perasaan Rasulullah dalam hatimu….yang ingin senantiasa semua manusia selamat dunia dan akhirat…Baik itu keluarga Rasulullah ataupun musuh Rasulullah…Rasulullah senantiasa berdoa akan hidayah untuk mereka…Kesedihan Rasulullah begitu dalam ketika manusia mati tanpa iman, dan kesenangan Rasulullah ketika manusia mendapatkan keimanan dan meninggal dalam ketaatan…

Jangan duduk saja saudaraku, satu orang yahudi meninggal tanpa iman membuat Rasulullah sedih dan menangis…lalu bagaimana apabila 10, 100,10000 atau 5 milyar manusia meninggalkan dunia tanpa iman…Bagaimana perasaan Rasulullah…

Kita semua punya kesibukan dan kegiatan dalam kehidupan kita, namun luangkanlah waktu untuk mereka, karena maut tidak akan menunggu engkau untuk mendatangi mereka…kalau tidak bisa seumur hidup untuk mendatangi mereka, luangkanlah setahun , atau setengah tahun, atau 4 bulan, atau 40 hari atau 3 hari atau 2,5 jam dlm sehari…atau berapapun yang kamu sediakan waktu itu….

Sungguh hati mereka yang telah bermaksiat ingin mendengarkan nasihat yang membukakan pintu-pintu yang telah tertutup dalam hati mereka.

Jangan terlambat sahabatku….bersabarlah dengan mereka, maafkanlah mereka, khusnudzon kepada mereka, lemah lembutlah kepada mereka dan doakanlah mereka…keluarkanlah air matamu dalam kesunyian untuk memancing air mata mereka…

kedatanganmu senantiasa akan dirindukan oleh mereka…

Heart will always heard heart, language of  da’wah is your heart…

They don’t understand what are you talking, but their heart will understand your heart….

Come n join then spread to whole world at ijtima Cikampek September 21, 22, and 23..at 2014

Bring heart of Rasulullah and spread those heart to your brother, your friend,your family, your parents, your neighborhood, your students, your teachers, your enemy, to all mankind…move like the rain, and give like the sun…

Yaa Allah…jadikanlah hati kami seperti hati Rasulullah yang menyayangi umat, yang merindukan umat, yang menangisi umat.

Yaa Allah…gerakkanlah diri kami dengan membawa hati Rasulullah menjumpai umat..

Yaa Allah… jadikanlah wajah kami, pandangan mata kami yang menyalurkan hati Rasulullah kepada setiap manusia yang kami jumpai..

Yaa Allah…kami lemah dan tak berdaya…tanpa rahmatku kami akan hina..

Yaa Allah…ampunilah dosa kami yang telah melalaikan hati kami…

Yaa Allah…pilihlah kami untuk membawa hati Rasulullah dalam hati kami..Aamiin Yaa robbal ‘Aalamiin…