Arsip

Archive for the ‘LAPORAN DA'WAH’ Category

Laporan Jama’ah Mesir

Desember 9, 2008 1 komentar

Alhamdulillah, ada beberapa orang Mesir sedang berkunjung ke kota Bandung. Salah seorang dari mereka memberikan bayan/penjelasan di masjid Al Madinah, Antapani. Ini ada beberapa hal yang alhamdulillah bisa saya ingat…
Beliau (yang memberikan bayan), pernah setahun yang lalu berkunjung ke beberapa negara eropa, yaitu Perancis, Swiss dan beberapa daerah lain (saya kurang jelas..). Islam sangat berkembang pesat pertumbuhannya di negara-negara Eropa. Setiap hari, belasan hingga puluhan orang memeluk islam di Perancis. Kenapa begitu..? Setiap hari, selepas shalat ashar, para muslim Perancis membawa tikar dan pergi ke perkumpulan-perkumpulan orang Perancis, seperti club-club, taman-taman dan tempat keramaian lainnya. Setelah sampai di tempat keramaian tersebut, mereka membentang tikar tersebut lalu duduk dan membuat majelis ta’lim di tempat tersebut. Setelah membaca beberapa hadits, mereka menutup majelisnya. Setelah itu mereka berpencar dan mengajak orang-orang untuk mengunjungi tikar mereka, baik muslim maupun non muslim. Setelah mereka datang ketempat tersebut, lalu diberikan penjelasan tentang islam dan setelah itu, orang-orang tersebut diajak ke masjid mereka. Yang islam disuruh berwudhu’ dan mengerjakan shalat, apabila belum shalat. Sedangkan yang non-muslim diajak ke suatu ruangan. Setelah muslim tadi selesai sholat, mereka diajak bergabung dengan non-muslim tadi. Setelah itu, semua orang tadi diajak makan berjama’ah di ruangan tersebut, yang telah disiapkan sebelumnya. Dan hal ini dilakukan setiap harinya.

Setiap muslim Perancis, selalu mempunyai rasa cinta yang lebih kepada saudaranya yang lain, baik yang muslim maupun yang non-muslim. Setiap berjumpa dengan saudara muslim, mereka selalu mengucapkan salam. Sedangkan kepada yang non-muslim mereka juga senyum dan mengucapkan salam kebaikan. Lalu beliau bertanya kepada muslim ini, “Kenapa kepada orang non-muslim kalian juga tetap menyapa dengan baik?” Muslim tersebut menjawab, “Saya yakin bahwa suatu saat orang yang saya sapa dan salami nanti akan memeluk islam seperti saya juga.” Orang Mesir ini juga dibawa keliling oleh muslim Perancis ini dan mendatangi sebuah gereja. Seperti kita ketahui, gereja-gereja di Eropa telah banyak kosong tidak didatangi oleh pemeluknya. Maka muslim Perancis ini kembali membentangkan tikar dan membuat ta’lim didepan gereja. Dan mereka juga mengajak orang-orang yang ada digereja untuk duduk dalam majelis ta’lim mereka. Orang-orang gereja tersebut malah senang karena gereja mereka tampak ramai kembali. Maka karena ini dibuat terus menerus, banyak rumah ibadah gereja yang telah berubah fungsi menjadi masjid, walaupun dari luar tampak seperti gereja. Setiap muslim Perancis punya tanggung jawab untuk mengajak muslim yang lain berda’wah. Untuk tahap awal, mereka mendatangi daerah-daerah sekitar Perancis yang belum ada suasana islam. Setelah itu, mereka diajak lagi untuk berda’wah mengunjungi negara-negara sekitar Perancis. Lalu setelah itu, diajak untuk berda’wah mengunjungi negara-negara jajahan Perancis yang ada di Amerika Latin dan Afrika.
Penduduk Perancis sekitar 70jutaan dan lebih kurang 3jutaan adalah muslim. Setengah dari muslim Perancis adalah orang yang dahulunya belum mengenal islam atau kafir. Dan orang Mesir ini mengatakan, jumlah muslim Mesir lebih banyak dari Perancis tapi orang yang masuk islam masih sangat sedikit perkembangannya daripada yang di Perancis.

Hal yang sama juga dijumpai di Swiss. Muslim Swiss sangat baik akhlak mereka baik kepada muslim maupun non-muslim. Mereka mengatakan, sudah lebih dari 5 tahun setelah peristiwa WTC, tidak ada lagi negara-negara muslim yang berkunjung kenegara kami. Padahal kami sangat mengharapkan kunjungan-kunjungan negara muslim untuk berda’wah ke negara kami.

Apabila da’wah dibuat, maka orang-orang kafir akan berbondong-bondong memeluk islam (seperti di Perancis dan Eropa).
Tapi, apabila da’wah ditinggalkan, maka orang-orang muslim akan berbondong-bondong meninggalkan islam (seperti yang kita lihat dinegara kita ini).

Semoga Allah azza wa jalla memudahkan kita untuk berda’wah menyebar keseluruh alam seperti Rasulullah saw dan para Shahabat r.hum. Wallahu a’lam.

Oleh Arif Budiman Al Dumayyi

Kargozari dari jamaah pakistan

Desember 2, 2008 8 komentar

Kargozari ini sebetulnya udah lama sekali sekitar bebeapa pekan setelah lebaran Idul Fitri, namun karena keinginan menulis baru ada saat ini jadi saya mohon maaf kepada semuanya.

Jamaah Pakistakan menceritakan yang kurang lebih seperti ini :

———————————————————–

Dalam usaha Da’wah ini kita harus yakin benar kepada Allah bahwa apabila kita menolong Agama Allah maka Allah akan tolong kita, berikut ini akan saya sampaikan kisah yang mana kisah ini tidak terjadi di jaman para sahabat r.hum tetapi terjadi pada jaman kita saat ini. Hal ini membuktikan apabila kita buat kerja yang sama dengan Rasulullah SAW dan para sahabat r.hum maka pertolongan Allah yang datang kepada Rasulullah SAW dan para sahabat r.hum akan datang juga kepada kita.

Suatu ketika seorang karkun di pakistan telah datang kepadanya nisab untuk keluar ke negeri jauh, tetapi dia sudah tidak mempunyai uang yang akan dikorbankan dan benda berharga yang bisa dikorbankan, tinggal sebuah rumah yang dia tinggali bersama dengan istri dan anaknya. Tapi dalam hatinya karena dorongan niat yang kuat dia semakin ingin untuk keluar ke negeri jauh maka dia bermusyawarah dengan keluarganya. Dan hasilnya istrinya yang terbiasa dengan perjuangan da’wah pun mendorong dan membantu suaminya untuk keluar di Jalan Allah, sehingga mereka pun menjual rumah mereka dan rela untuk hidup dengan menggunakan tenda saja. akhirnya karkun tersebut pun keluar ke negeri jauh dan istrinya di tinggal di sebuah tenda dengan anaknya.

Pada suatu hari saudara dari istri karkun ini datang untuk silahturahmi dan melihat keadaan saudaranya ini. Saudara istri karkun ini pun sedih melihat keadaan saudarinya yang ditinggal suaminya dan hanya hidup di tenda dengan anaknya. Tapi istri karkun ini tak pernah mengeluh kepada saudaranya yang datang menengoknya. Tanpa disengaja saudara istri karkun ini melihat ada seekor burung diikat di ranjangnya. kemudian saudara istri karkun ini bertanya kepada istri karkun tersebut, “darimana kamu dapatkan burung itu ?”.

Jawab istri karkun,”oh, burung itu aku dapatkan ketika tadi pagi dia mengganggu anak-anak ayamku, sehingga aku datangi dia dan aku tangkap lalu aku ikat burung itu di ranjang.”

Kata saudara istri karkun, ” Kamu tahu nggak burung apa itu ?”.

Jawab istri karkun dengan polos,”Nggak tahu, pokoknya aku tangkap aja karena dia udah mengganggu anak-anak ayamku.”

Kata saudara istri karkun, ” Ini burung jenis burung elang yang langka, para pengusaha banyak yang mencari burung ini sekarang, harganya bisa ratusan juta ini, mau nggak aku bantu ngejual burung ini supaya uangnya bisa buat bantu kamu beli rumah lagi.”

Jawab istri karkun, ” ya udah jual saja.”

Akhirnya saudara istri karkun itu pun menjual burung elang yang langka tersebut. Dan memang benar haganya ratusan juta, sehingga hasil dari penjualan burung itu pun digunakan istri karkun untuk membeli sebuah rumah yang baru lagi. Maka ketika karkun selesai keluar negeri jauh dan kembali pulang, dia tidak masuk tenda tapi tetap masuk ke dalam rumah.

————————————————————-

Kata jamaah Pakistan tentu saja saya juga belum kuat untuk mengamalkan perkara ini tapi setidaknya bisa menjadi pelajaran bahwa usaha da’wah ini yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan dengan tertib serta musyawarah akan mendatangkan pertolongan Allah sebagaimana Allah tolong Rasulullah SAW dan para sahabat r.hum.

Marilah sama-sama kita azamkan dalam diri kita untuk lebih sungguh-sungguh lagi dalam usaha da’wah ini. Janji Allah lebih pasti dari pada terbitnya matahari dari arah timur. Mari kita persiapkan takazah 13.240 jamaah dalam tahun 2009 ini, jangan hanya lewat tulisan saja tetapi bergerak ke seluruh alam. Usaha ini butuh pengorbanan harta, diri, waktu, perasaan, dan harga diri. Kita korbankan semuanya di Jalan Allah.

Da’wah jama’ah indonesia ke negeri jauh korea

Desember 2, 2008 4 komentar

—– Original Message —–

Subject: laporan dari busan korea

Date: Tue, 14 Oct 2008 6:26:29

From: Muhammad Salman <msalmanym@yahoo.com>

To: <riswadi_bruga@yahoo.com>

bismillahirrahmaanirrahiim, assalamu’alaykum, de,

bagaimana perkembangan jemaah neja [jama’ah Negri Jauh] Bandung?

kata amir, kalau mau kirim lagi jmh ke korea bulan2 ini sampai februari, tawarkan ke orang Pangalengan, Ciwidey, dan Lembang, rada cocok iklimna yeuh. saya dengan bah Ubay tiba duluan di Busan (provinsi selatan dekat laut) hari sabtu sore. Amir dan Rijal masih di Songori masjid Ujeombu, buat program sehari dari malam ahad. saya datang ke masjid Busan menjelang maghrib. ba’da isya langsung diajak menengok pekerja indo yg dirawat di rumah sakit. 1.

Djumail dari enrekang SulSel, korban ledakan di kapal tangker. cukup parah. patah tulang di tangan, kaki, dan rusuk. plus luka bakar. dirawat di RS Maryknoll. sdh sebulan. sdh sadar, bisa diajak bicara, ditarghib, tasykil, dan do’a. terakhir dia nangis, katanya sdh bertahun-tahun kerja di kapal ingin sekali bisa sujud di masjid di korea ini, tapi belum kesampaian. nanti kalau sdh sembuh Insya Allah mau ke masjid dulu sebelum kemana-mana. 2.

Tino dari Kendal, putus tangan masuk mesin roll kawat. dirawat di RS Busan University. yg ini parah sekali, krn keracunan zat anti karat semua jari2nya membusuk, akhirnya jari kaki habis dibuang, jari tangan yg kiri juga dipotong 1-2 buku. Masya Allah. minta diajari shalat sambil tidur. kasihan de,

saudara2 kita disini, banyak sekali terjadi kecelakan di tempat kerja, kemarin di Songori pun sama ada pekerja yg terpotong tangannya di mesin press. macam2 penderitaan pekerja disini de, yg keracunan bahan kimia, yg kena mesin, yg terbakar, bahkan tidak sedikit yg mati di laut, di kapal, kabur dari kapal, dsb. kita harus lebih giat lagi bergerak di tanah air, de, biar orang2 ini tidak tertipu dunia begini

rupa. sdh modalnya besar utk datang ke kesini, ada yg 65 juta ada yg 70 juta, ngutang sana-sini, datang kesini belum tentu dapat kerja enak, banyak yg menderita. apalagi di Busan ini dekat laut, lebih banyak yg kerja di kapal2 nelayan, jangankan buat shalat, tidur pun susah. akhirnya banyak yg kabur berenang ke darat, sebagian sampai sebagian hilang. tapi, beritanya tdk pernah sampai di tanah air. beda dgn berita2 tkw di saudi sampai terus beritanya. kalau penderitaan di negeri kafir mah, ditutupi.

memang ada juga yg berhasil jadi kaya di kampungnya, tapi harus pisah dgn istri sampai 9 th, 10 th, 13 th. wah, kami mah moal kuat de [kami nggak kuat De]. derita panjang dan lebar. betul kata Maulana Nanang, rezeki yg berkah itu dekat, tidak lama, dan tidak susah. belum lagi, sekarang pekerja2 ilegal sdg dikepung habis. sdg ditangkapi. terakhir ada karkun 40hr yg tertangkap dan dipulangkan. saya ketemu satu kelompok pekerja di Garebi Sijang dari Indramayu,

mereka betul2 seperti hidup dalam lubang. selama bertahun-tahun. kerja di pabrik sbg pekerja ilegal, tinggal di container2, bersembunyi, krn takut tertangkap imigrasi. yah kerjanya cuma ngumpul2, dst nya lah, gak perlu diceritain detail. serem lah. kebetulan pas kumpul2 saya datang kesitu, kasi targhib sedikit dikepret. mereka rinduuu sekali dgn agama, katanya. tapi diajak ngomong agama, semua gelisah. ditasykil nggak bisa. nya tos. do’a weh de.

hari ahad kemarin, di mesjid Busan ada acara pernikahan. dan halal bil halal. ini pasangan yg nikah juga, katanya, sebelumnya sdh nikah dulu di gereja, kan aneh!? jadi agak ricuh juga sedikit di awalnya, sampai semua yg hadir diminta bersaksi, bhw pasangan ini bener2 belum menikah. urusan begini disini, rada pabaliut de[agak membingungkan]. sebab pekerja2 kita ini, kalau punya masalah, sdh biasa juga lari ke shelter2 sosial yg dikelola gereja. padahal gerejanya sendiri utk orang korea tidak laku.

gereja banyak dan besar2, tapi nggak ada isinya. jadi duitnya dipake utk merayu-rayu orang kita. pekerja kita yg masuk kristen sih nggak ada juga, katanya, tapi mereka betaaah sekali tinggal di shelter2 ini, krn polisi nggak boleh masuk kesana. acara halal bil halal, alhamdulillah rame juga, ada 200-an yg hadir, berdatangan pakai bus. ana diminta bayan dan do’a sampai 2 rintakan. haus siraman rohani atuh kang, katanya. giliran ditasykil, mah tetep weh cuma ahad aja siapnya. wios lah. Amir dan Rijal baru tiba di Busan senin sore. di Songori ahadnya ada 7 orang yg ikut program 24 jam full. lumayan lah.

jadi, de, kesimpulan sementara, kerja kita selama ini sangat kurang. masih banyak saudara2 kita yg menderita. sudahlah, sudah waktunya kita kerja dgn lebih seurieus, de. don’t take too seriously to ourselves lah, da selemah-lemahnya karkun masih so much better than yg belum keluar. don’t “geureuhan” too much lah. kita bahu membahu saja lah to reach ‘em all.

mendingan kita giatkan 2,5 jam kita. masih buaaaannnnyyaaaaak sekali saudara2 kita yg belum tersentuh da’wah. emh deudeuh teuing dulur urang de. ‘ajib lagi. selama hari ahad kemarin dari ba’da ashar, ganti2an orang2 disini, minta konsultasi, ada yg sendiri2, ada yg berdua-dua, teruuuusss sampai jam 12 malem. semuanya bermasalah sama: “saya mau bertobat atas keluakan saya di masa lalu, apakah Allah mau terima taubat saya?”. semua bertanya perkara yg sama, malah ada yg sampai nangis segala. Ya, Allah, pesan rahasia apa yg hendak Kau sampaikan pada hamba? hate asa dipekprekan de. gerentes hate, ana nu pantes ceurik leuwih tarik teh de. nanya ka diri sorangan, “Ya Allah, apakah saya pernah betul2 bertobat????” araso yoo… wassalamu’alaykum, abu farhan

Hasil Jord Plajar Bandung 29 November 2008

Desember 2, 2008 5 komentar

Sabtu, 1 Dzulhijjah 1429//29November 2008
Masjid Al Madinah
Antapani-Bandung

Yang hadir:

PAP – UnPad : 1org
STKS Dago : 1org
IPDN : 2org
IT Telkom : 2org
UNPAS : 1org
POLBAN : 2org
ITB : 1org
SMA Kartika Sili: 2org
SMA 1 MrgHayu : 1org
STM Mangkasa : guru 1org
Al Imarat : 1org
SMP : 1org
Santri : 1bulan mengeluarkan 8rombongan @4org
umum : 4org

karguzari:

usaha da’wah dikalangan plajar mengalami puncaknya sekitar tahun 2004 dengan mengeluarkan sekitar 3000 plajar IPB 4 bulan. Setelah 2005 keatas mengalami kemunduran, pada tahun 2007 tidak sampai 100 orang yang keluar 4 bulan IPB
Tahun ini di IPB, jumlah jama’ah Indonesia meningkat, sekali datang hampir puluhan orang, tapi yang dari plajar hanya 1-2 orang saja. Sedangkan jama’ah Malaysia, ketika 1 jama’ah datang, semuanya karkun pelajar. Maka karkun dari Malaysia ini dipecah dan digabungkan ke jama’ah Indonesia untuk mempermudah tarjim Inggris.

usulan:

Libatkan plajar dalam program markaz (Pak Safwan)
Kirim jama’ah dosen ke masjid kampus (IT Telkom, Polban, IPDN)
Kunjungan orang markaz (Al Imarat, IPDN)
Pendataan karkun tiap skolah dengan kontak person (Al Imarat)
Pengiriman jama’ah silang antar kampus (umum)
Yang akan 4 bulan IPB dalam waktu dekat (unpas 1, Itenas 1, ITT 3)
Keluar liburan seminggu akhir tahun/23 desember (IPDN 3, yg lain…)
InsyaAllah pertemuan ini dirutinkan sekali sebulan

muzakarah/bayan:

inti dari plajar, belajar sungguh-sungguh dan setelah lulus langsung 4 bulan IPB. 4 bulan IPB adalah bekal untuk da’wah kedepannya di tempat mereka bekerja.
usaha plajar yaitu berenang di lautan masyarakat. Buatlah maqami di masjid masing-masing, menyatu dengan masyarakat, tampakkan akhlak yang baik.

Semua ini berharga apabila ada agama. Dunia masih ada karena adanya agama. Pekerjaan menjadi berharga apabila ada agama didalamnya. Pelajaran jadi berharga apabila ada agama didalamnya. Dan manusia berharga apabila ada agama di dalam dirinya.
Usaha agama ini sangat-sangat mudah. Sangking mudahnya, orang jadi tidak percaya bahwa ini usaha yang mudah. Jadi banyak yang menghinanya. Masak dengan keliling-keliling orang bisa berubah. Cuma masak-masak di masjid bisa mengubah orang. Padahal, dengan usaha ini, jutaan orang di dunia menjadi taat kembali kepada Allah swt. Usaha ini menyebabkan negara Prancis telah berdiri ribuan masjid. Usaha yang menyebabkan islam menjadi agama terbesar ke-2 di inggris. Menyebabkan didirikannya masjid terbesar di Inggris. Usaha yang mengubah seorang pemabok menjadi seorang yang syahid untuk agama. (masyaAllah..)
Maka usaha agama memang sangat-sangat mudah, yang susyah itu adalah menekan hawa nafsunya. Mau jaulah, tekan nafsu lagi. Mau keluar, tekan nafsu lagi.

Usaha da’wah seperti roti kismis. Roti kismis cuma punya 1 saja kismis yang ada di tengah. 1 kismis ini yang memperindah si roti. 1 kismis ini yang membuat rasa manis. Maka orang yang buat da’wah adalah orang pilihan Allah swt. Dia seperti permata di lautan yang sedikit jumlahnya.

Maka untuk itulah pentingnya kita belajar korban hawa nafsu kita dengan keluar 4 bulan IPB, insyaAllah….

Penutup:
(tha’am berjama’ah dengan sambal Padang…^o^)

oleh Arif Budiman Al Dumayyi

Da’wah jama’ah indonesia ke negeri jauh jepang, November 29, 2008

Desember 2, 2008 3 komentar

— On Sat, 11/29/08, Rofiq Iqbal <iqbalrofiq@gmail.com> wrote:

From: Rofiq Iqbal <iqbalrofiq@gmail.com>
Subject: Fwd: laporan dari nagano
To: arifukun@yahoo.com
Date: Saturday, November 29, 2008, 7:04 AM

---------- Forwarded message ----------
From: Muhammad Salman <msalmanym@yahoo.com>
Date: Sat, 22 Nov 2008 06:36:02 -0800 (PST)
Subject: laporan dari nagano
To: iqbal@tl.itb.ac.id

bismillaahirrahmaanirrahiim,
assalamu`alaykum,

afwan, kami baru kirim khabar lagi.
disini lain dgn di korea.
di korea hampir tiap masjid ada internet.
di jepang tidak ada, bahkan karkun pun kebanyakan tidak punya
fasilitas internet.
betul2 joss karkun sini.
lain sama sekali.

tempo hari dari osaka masjid, kami erus ke kishiwada,
ada mushola di mess kenshuusei imm japan.
satu malam saja kami disini, kemudian kami lanjutkan ke kobe.
sebelumnya kami mampir dulu di sekolah bahasa
ada puluhan calon perawat pria dan wanita utk ditempatkan di panti2
jompo yg sdg training bahasa.
kami buat targhib sebentar kemuadian shalat dzuhur berjama`ah.
saya lupa nama tempatnya, hanya berlawanan arah dgn kobe.

di masjid kobe kami janjian dgn syekh hadid (teman pa ajat) yg sdg
kerja di mitsubishi.
kami tiba menjelang ashar. kami diajak makan di restoran dekat masjid,
sambil bincang2.
salam kata beliau utk pa ajat.

kemdian kami kembali ke masjid.
Subhanallah ini masjid paling megah yg kami datangi sampai saat ini.
betul2 terasa suasana nyaman begitu memasukinya.
masjid ini dibangun th 1935.
th 1945 kota kobe dibombardir amerika, hanya masjid ini saja yg utuh
tidak ada kerusakan sama sekali.
kami lihat fotonya. th 1993, terjadi gempa dahsyat di kobe.
bangunan2 hancur.
sekali lagi Allah pelihara masjid ini, tidak ada kerusakan sedikit pun.

kami jumpa dgn ahsan arai bhai.
kami diberi beberapa nasihat.
di anataranya bahwa da`wah ini bukan lah berbicara.
kita bicara adalah untuk diri kita sendiri.
sementara da`wah utk orang lain adalah dgn ahlaq.
yg penting kita gerak saja dgn risau dan fikir.

orang tua kita ini betul2 tenang dan menyejukkan.
sebelum berisah kami dipeluknya satu per satu.
terasa nyamaaaan sekali seperti anak dipeluk bapaknya.

setelah maghrib, sesuai musyawarah markaz, kami langsung kembali ke
shin anjo masjid.
satu hri kamihabiskan utk gaz disini.
keliling lah ke nishio dan sekitarnya.

malamnya kami langsung dikirim lagi ke hamamatsu.
ditemani rafi, thalhah, dan anas.
satu minggu kami disini.
banyak kami jumpa teman2 dari jawa barat disni.
di toyohasi saja ada 70 pekerja.
kami buat bayan disini.
dan di beberapa tempat lain.
kemuadian satu malam terakhir kami ke fukuroi.

alhmadulillah disini,
selain ada 2 orang tasykilan baru orang indo romli/orang bandung dan
cecep/tasik.
kami juga dapat tasykilan 3 orang baru pakistan.
satu orang imam masjidnya.
umar faruq bhai.

mereka gabung dgn kami di nagano.

setelah singgah di shin anjo setengah hari kami langsung ke nagano.
ditemani ramadhan, hakim, dan luqman (orang cicalengka).

di nagano ternyata sudah dingin sekali.
minus 3 derajat.
bahkan malam pertama kami langsung disambut salju.

disini gaz/jaula lebih jauh2 lagi.
hari ini saya kebagian gaz ke komoro ada anak2 kenshuusei yg belum
pernah didatangi jamaah.
sudah 10 tahun ada kenshuusei disini, baru ketahuan sekarang.
ada 16 orang disni yg kami temui di 2 mess.
bener2 mereka rindu agama.
sampai ada yg nangis pak.

Alhamdulillah kerja da`wah disini terasa betul manfa`atnya.
kata rafi, 10 tahun lalu nggak ada orang yg datangi kenshuusei di jepang,
utk diingatkan shalat, diingatkan masalah memilih makanan.
tapi sekarang, setiap saat ada jamaah datang,
ingatkan shalat, tunjukkan masjid, kasi tau masalah makanan.
dulu, kenshuusei ndak karua2an hidupnya, persis keadaan di korea sekarang.
maka, betul pak, perlu sekali kirim jamaah ke korea.
bahkan disini pun kami tasykil org indo di japan yg sdh punya visa
permanen utk tasykil ke korea.

malamnya saya dgn imam masjid hamamatsu mendatangi orang2 pakistan disini.
ke tobu/tomoshi dan sanada.
jauh juga.
orang pakisatan di sekitar nagano ini banyak. tapi belum ada yg ambil
usaha da`wah.
ada juga satu orang pernah keluar, presiden masjidnya, tapi sdh tidak
keluar lagi.

Alhamdulillah jama`ah tetap semangat.
bahkan abah semalam gaz umumi keluar,
padahal udara sdg dingin2nya, sampai mimisan.
tapi tetap saja abah ceria, semua orang masjid gembira kalau lihat abah.
subhanallah.
do`a kan khusus ya utk abah ubai.
biar strong terus.

sementara itu dulu.
salam buat teman2 semua.

wassalamu`laykum,
a.f.

--
Sent from my mobile device

oleh Arif Budiman Al Dumayyi
Oh iya Abah UBAI udah KAKEK-KAKEK tapi tetep semangat, mana nih kakek-kakek n anak muda yang lain?
Insya Allah ana niat nyusul
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.